Apa Kelebihan dan Kekurangan dari Jenis-Jenis Asuransi Jiwa?

life insurance aMembeli asuransi jiwa adalah pilihan yang tepat karena asuransi ini merupakan asuransi penting dan sangat bermanfaat untuk pemegang polis dan juga keluarga nasabah itu sendiri. Bagaimana tidak, pihak asuransi akan memberikan santunan dan biaya pendidikan kepada keluarga pemegang polis yang jumlahnya mencapai ratusan juta rupiah apabila pemegang nasabah meninggal dunia. Oleh sebab itu, sudah ada banyak masyarakat yang menyadari betapa pentingnya asuransi jiwa ini.

Berbicara tentang asuransi jiwa, produk asuransi yang satu ini dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu term life (berjangka), whole life (seumur hidup), dan endowment. Lalu, apa kelebihan dan kekurangan dari ketiga jenis asuransi jiwa ini? Apakah Anda tahu jawabannya? Jika tidak, silahkan baca penjelasannya berikut ini:

Term life

Sesuai namanya, jenis asuransi ini memiliki jangka waktu tertentu dalam pengajuan klaim. Pada umumnya, masa kontrak polis adalah 5 tahun dan dapat diperpanjang setelah masa kontrak berakhir. Kelebihan dari asuransi jiwa berjangka adalah preminya rendah karena dapat disesuaikan dengan kemampuan finansial dari nasabah. Preminya juga bisa dibayar per bulan, per quarter, per semester, dan per tahun. Uang pertanggungannya sangat besar, bisa mencapai milyaran rupiah. Untuk santunan sendiri, pihak asuransi akan memberikannya apabila pemegang polis meninggal dunia, terkena penyakit kritis, seperti diabetes, kanker, tumor, dan lain sebagainya, dan cacat tetap total. Santunan yang diberikan bisa mencapai angka 500 juta rupiah.

Sedangkan kekurangan asuransi jiwa berjangka adalah polis asuransi nasabah akan hangus apabila selama dalam masa kontrak tidak ada klaim sama sekali. Apabila polis asuransi mereka ingin terus aktif, mereka harus memperpanjang masa kontrak. Kekurangan lainnya adalah tidak adanya nilai tunai dan manfaat tambahan. Di samping itu, nasabah tidak bisa mengasuransikan buah hati mereka apabila umurnya belum mencapai 15 tahun. Di samping itu, nasabah yang sudah berumur 75 tahun atau lebih, besar kemungkinan tidak akan bisa membeli polis asuransi ini.

Whole life

Kelebihan asuransi jiwa seumur hidup ini adalah setiap orang boleh mendaftar sampai usia 1 bulan sampai 70 tahun lebih. Preminya dapat dibayar per bulan, per quarter, per semester, atau per tahun. Ada nilai tunai sebesar 4 persen dari total premi per tahun. Untuk uang pertanggungan, kisarannya adalah 150 juta sampai 500 juta. Ada juga manfaat tambahan (rider) yaitu manfaat untuk penyakit kritis, kecelakaan dan penangguhan premi apabila nasabah tidak sanggup membayar premi di waktu tertentu.

Untuk kekurangannya sendiri adalah preminya yang cukup mahal yaitu di atas 300 ribu rupiah per bulan. Untuk masyarakat menengah dan menengah ke atas, tentu hal ini tidak menjadi masalah. Namun, bagi masyarakat dengan perekonomian ke bawah, mereka akan cukup kesulitan membayar premi dengan lancar.

life insurance c

Endowment

Endowment bisa dikatakan jenis asuransi jiwa yang fleksibel karena sifatnya bisa berjangka dan seumur hidup. Ini artinya nasabah bisa mengklaim asuransi mereka ketika masih dalam kontrak yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Misalnya, si pemegang polis membutuhkan biaya untuk memasukkan anaknya sekolah, dia bisa mengklaim polis asuransi jiwa yang dimiliki untuk biaya pendidikan tersebut. Sama halnya dengan whole life, endowment juga memiliki nilai tunai dan manfaat tambahan (rider).

Kekurangan jenis asuransi jiwa ini sendiri adalah preminya yang sangat mahal bisa mencapai 500 ribu lebih per bulannya. Itu artinya jenis asuransi jiwa ini tidak disarankan untuk calon nasabah dengan penghasilan di bawah 2 juta rupiah per bulan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *